Minggu, 07 Juli 2013

08 07 2013


ROSTER IMAM/PENCERAMAH/BILAL MASJID AL-BAITUL MA’MUR DESA PURBABARU KAB. MADINA RAMADHAN 1434 H / 2013 M
NO
HARI
Juli/
Agust
IMAM ISYA
IMAM TARAWIH
CERAMAH
BILAL/MUAZIN
1
Rabu
10
Ust. Jakfar
Ust. Jakfar
Ust. Jakfar
Ust.Miswar Rkt
2
Kamis
11
Ust. Alwin Tanjung
Ust. Alwin Tanjung
Ust. Alwin Tanjung
Abd.Manan Rkt
3
Jum,at
12
Ust. Miswar Rkt
Ust. Miswar Rkt
Ust. Miswar Rkt
Marzuki Nst
4
Sabtu
13
Ust.H. Hasan Basri Lbs
Ust.H. Hasan Basri Lbs
Ust.H. Hasan Basri Lbs
Ust.A.Zulyaden
5
Ahad
14
Ust.Burhanuddin Nst
Ust. Burhanuddin Nst
Ust.H. Nuaim
Ust.Darwis
6
Senin
15
Ust.H.Zulkarnen,S.PdI
Ust.H. Zulkarnen, S.PdI
Ust.H. Zulkarnen, S.PdI
Ust.Y.Gunawan Tjg
7
Selasa
16
Ust.Jakfar
Ust. Jakfar
Ust. Jakfar
Haromain
8
Rabu
17
Ust. Alwin Tanjung
Ust. Alwin Tanjung
Ust. Alwin Tanjung
Abd.Manan Rkt
9
Kamis
18
Ust. Miswar Rkt
Ust. Miswar Rkt
Ust. Miswar Rkt
A.Riadi
10
Jum,at
19
Ust.H. Hasan Basri Lbs
Ust.H. Hasan Basri Lbs
Ust. H. Hasan Basri Lbs
Ust.Miswar Rkt
11
Sabtu
20
Ust.A. Darwis, S.PdI
Ust.A. Darwis, S.PdI
Ust.H. Nuaim
Ust.A.Zulyaden
12
Ahad
21
Ust.H. Zulkarnen,S.PdI
Ust.H. Zulkarnen, S.PdI
Ust.H. Zulkarnen, S.PdI
Marzuki Nst
13
Senin
22
Ust. Jakfar
Ust. Jakfar
Ust. Jakfar
Abd.Manan Rkt
14
Selasa
23
Ust. Alwin Tanjung
Ust. Alwin Tanjung
Ust. Alwin Tanjung
Ust.Darwis
15
Rabu
24
Ust. Miswar Rkt
Ust.Miswar Rkt
Ust. Miswar Rkt
Ust.Y.Gunawan Tjg
16
Kamis
25
Ust.H. Hasan Basri Lbs
Ust.H. Hasan Basri Lbs
Ust. H. Hasan Basri Lbs
Haromain
17
Jum,at
26
Ust. Sukri
Ust. Sukri
Ust. Sukri
Abd.Manan Rkt
18
Sabtu
27
Ust.H.Zulkarnen,S.PdI
Ust.H. Zulkarnen, S.PdI
Ust.H. Zulkarnen, S.PdI
A.Riadi
19
Ahad
28
Ust. Jakfar Lubis
Ust. Jakfar Lubis
Ust. Jakfar Lubis
Ust.Miswar Rkt
20
Senin
29
Ust. Alwin Tanjung
Ust. Alwin Tanjung
Ust. Alwin Tanjung
Abd.Manan Rkt
21
Selasa
30
Ust. Miswar Rkt
Ust. Miswar Rkt
Ust. Miswar Rkt
Marzuki Nst
22
Rabu
31
Ust.H. Hasan Basri Lbs
Ust.H. Hasan Basri Lbs
Ust. H.Hasan Basri Lbs
Ust.A.Zulyaden
23.
Kamis
1
Ust.A. Darwis,S.PdI
Ust.A. Darwis, S.PdI
Ust. Jakfar Lubis
Marzuki Nst
24
Jum,at
2
Ust.H. Zulkarnen,S.PdI
Ust.H. Zulkarnen, S.PdI
Ust. H. Zulkarnen, S.PdI
Abd Haris
25
Sabtu
3
Ust. Jakfar
Ust. Jakfar
Ust. Jakfar
Ust.Y.Gunawan Tjg
26
Ahad
4
Ust. Burhanuddin Nst
Ust. Burhanuddin Nst
Ust. Burhanuddin Nst
Ust.Miswar Rkt
27
Senin
5
Ust. Miswar Rkt
Ust. Miswar Rkt
Ust. Miswar Rkt
A.Riadi
28
Selasa
6
Ust.H. Hasan Basri Lbs
Ust.H. Hasan Basri Lbs
Ust.H. Hasan Basri Lbs
Haromain
29
Rabu
7
Ust. Sukri
Ust. Sukri
Ust. Sukri
Abd.Manan Rkt
30
Kamis
8
1 Syawal 1434 H
Lbaran
Hari Raya 1434 H


Catatan:
 1. Bagi petugas yang berhalangan hadir Supaya melapor kepada seksi ibadah
2. Imam Pembantu: H.Sobirin Rkt, Lc
3. Muazzin Pembantu: Ust.A.Zulyaden & Kaum muslimin yang hadir          

BKM ALBAITUL-MA’MUR DESA PURBABARU KAB. MADINA SUMUT
          SEKRETARIS                                                 SEKSI IBADAH        

                                                         



( AHMAD DARWIS, S.PdI )                                    ( JAKFAR LUBIS ) 


  KETUA






( H.ALWIN TANJUNG, M.ThI )

Rabu, 12 Juni 2013

Sabtu, 25 Mei 2013

  PDF Print E-mail
Jangan anggap sepele kesemutan
WASPADA ONLINE

(Ilustrasi)
Setiap orang tentu pernah merasakan kesemutan. Jika sering muncul mendadak dan tanpa sebab, maka waspadai gejala neuropati. Terjadinya kerusakan saraf akibat trauma pada saraf, atau akibat efek samping suatu penyakit yang sistemik.

“Jika kesemutan munculnya spontan, dan Anda tidak sedang dalam posisi yang salah atau Anda telah memperbaiki posisi namun kram masih terjadi, Anda harus segera memeriksakan diri,” ungkap Dr Manfaluthy Hakim, Sp.S(K), konsultan neurologis dari Departemen Neurologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Selain mengalami kesemutan, gejala lain yang muncul berbentuk rasa nyeri seperti terbakar ditangan dan kaki. Rasa kebas, mati rasa, kram, kaku otot, kehilangan kontrol kandung kencing, kulit hipersensitif, kulit mengilap, rambut rontok di area tertentu, kelemahan anggota gerak, hingga penyusutan otot.

Neuropati bisa saja menyerang siapa saja, tetapi lebih banyak menyerang mereka yang berusia 40 tahun ke atas. Apalagi bagi penderita diabetes atau yang beresiko lebih tinggi. Selain itu penderita penyakit jantung dan hipertensi, perokok, dan yang suka mengkonsumsi alkohol.
(dat06/yahoo)

Selasa, 18 Desember 2012

AL-'ASAL

Madu dan teh gantikan antibiotik?
Source:
WASPADA ONLINE

(airmancur.co.id)
Fenomena resistensi kuman terhadap antibiotik yang kian mengkhawatirkan kembali disuarakan para pakar kesehatan. Resep pengobatan tradisional seperti teh dan madu dipersiapkan sebagai salah satu solusi alternatif dalam mengatasi kuman yang semakin kebal terhadap obat-obatan.

Penggunaan antibiotik yang tidak rasional dan berulang-ulang merupakan penyebab terbesar suatu jenis bakteri menjadi resisten terhadap obat. Pakar kedokteran menyebut fenomena yang mengkhawatirkan ini dengan istilah “arms race”.

Ketidakmampuan suatu obat antiobiotik mengatasi bakteri kini menjadi momok setelah ditemukannya antibiotik pada tahun 1940-an. Kehadiran antibiotik sempat menjadi solusi yang efektif dalam mengobati penyakit yang disebabkan oleh bakteri. Namun ketika bakteri sudah menjadi resisten terhadapnya, dibutuhkan alternatif lain yang dapat membuat pengobatan menjadi kembali efektif.

Prof. Les Baillie, dari Cardiff University Inggris menyatakan, bukan mustahil dunia akan kembali ke suatu masa dimana belum ditemukan antibiotik, sehingga pengobatan sejenis penyakit menjadi permasalahan besar.

Oleh karenanya, para ilmuwan  kini sedang mengupayakan membuat suatu sulosi alternatif  ketika bakteri sudah menjadi resisten terhadap antibiotik. Baillie  saat ini mengetuai tim riset untuk mencari tahu apakah obat kuno seperti teh dan madu dapat menjadi cara berikutnya sebagai obat yang paling efektif mengobati penyakit.

Teh diketahui mengandung suatu senyawa yang dinamakan polifenol yang memiliki kemampuan membunuh mikroorganisme.

Tim peneliti yang dipimpin Baillie telah menemukan, teh mampu untuk mengobati penyakit yang disebabkan oleh Clostridium difficile, bakteri yang bertanggung jawab untuk setidaknya 2.000 orang tewas dan lebih dari 24.000 kasus infeksi tahun lalu.

Rhidian Morgan-Jones, seorang ahli bedah dari Cardiff, mengatakan bahwa ada kekhawatiran nyata tentang masa depan dunia kedokteran saat antibiotik tidak lagi dapat digunakan.

Prof. David Livermore, dari Badan Perlindungan Kesehatan Inggris, bulan lalu memberi peringatan, operasi besar dan penanganan kanker akan menjadi lebih berbahaya lagi. Penggunaan antibiotik kemungkinan hanya akan bisa dilakukan untuk 10 tahun ke depan.

Perkembangan dunia kedokteran modern seperti perawatan intensif dan transplantasi organ akan berada di bawah ancaman tanpa antiobiotik. Oleh karenanya, segera dibutuhkan pengganti antibiotik.